Cara membuat website sederhana sebenarnya cukup mudah, namun untuk mengembangkannya diperlukan kreativitas dari masing - masing orang. sebelum membahas cara embuat website, di sini saya ingin terlebih dahulu memisahkan apa yang sering disebut orang sebagai website dan satunya lagi adalah blog. Kalau menurut saya pribadi, antara website dan blog adalah sama saja, yang membedakan adalah secara historis kalau blog adalah awalnya digunakan sebagai jurnal harian oleh pemiliknya. Namun seiring perkembangan jaman blog telah digunakan sebagai situs utama, bahkan banyak digunakan oleh perusahaan untuk menunjang pemasarannya. Blog adalah cara membuat website yang sangat mudah tanpa harus menguasai bahasa HTML. Sedangkan website pada awalnya dibangun dengan bahasa pemrograman seperti HTML, untuk membuat website diperlukan software web editor seperti Dreamweaver. Untuk cara singkat membuat website, kita tinggal cari template Dreamweaver, kemudian diedit dengan software Dreamweaver. Namun diperlukan pengetahuan bahasa HTML untuk membuat website dengan cara ini. Read more...
Login Form






![]() | Today | 342 |
![]() | Yesterday | 887 |
![]() | This week | 1229 |
![]() | Last week | 5020 |
![]() | This month | 14164 |
![]() | Last month | 22478 |
![]() | All days | 120565 |
Your IP: 38.107.179.223
,
Today: May 21, 2012
| Pendidikan Berwawasan Global |
|
|
|
| Kumpulan Artikel Pendidikan | |||||||
|
Pendidikan Berwawasan Global
Pendidikan memiliki keterkaitan erat dengan globalisasi. Dalam menuju era globalisasi, Indonesia harus melakukan reformasi dalam proses pendidikan, yaitu dengan tekanan menciptakan sistem pendidikan yang lebih komprehensif dan fleksibel, sehingga para lulusan dapat berfungsi secara efektif dalam kehidupan masyarakat global demokratis. Oleh karena itu, pendidikan harus dirancang sedemikian rupa agar memungkinkan para anak didik dapat mengembangkan potensi yang dimiliki secara alami dan kreatif dalam suasana penuh kebebasasn, kebersamaan dan tanggung jawab. Selain itu, pendidikan harus dapat menghasilkan lulusan yang bisa memahami, masyarakatnya dengan segala faktor yang dapat mendukung mencapai sukses ataupun penghalang yang menyebabkan kegagalan di dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan yaitu mengembangkan pendidikan yang berwawasan global.
A. Perfektif Reformasi Pendidikan berwawasan global merupakan suatu proses pendidikan yang dirancang untuk mempersdiapkan anak didik dengan kemampuan dasar intelektual dan tanggung jawab guna memasuki kehidupan yang bersifat kompetitif dan dengan derajat saling menggantungkan antar bangsa yang sangat tinggi. Pendidikan harus mengkhaitkan proses pendidikan yang berlangsung di sekolah dengan nilai-nilai yang selalu berubah di masyarakat global. Dengan demikian, sekolah harus memiliki orientasi nilai, di mana masyarakat tersebut harus selalu dikaji dalam kaitannya dengan masyarakat dunia. Implikasi dari pendidikan berwawasan global menurut perfektif reformasi tidak hanya bersifat perombakan kurikulum, tetapi juga merombak sistem, struktur dan proses pendidikan. Pendidikan dengan kebijakan dasar sebagai kebijakan sosial tidak lagi cocok bagi pendidikan berwawasan global. Pendidikan berwawasan global harus merupakan kombinasi antara kebijakan yang mendasarkan pada mekanisme pasar. Maka dari itu, sistem dan struktur pendidikan harus bersifat terbuka, sebagaimana layaknya kegiatan yang memiliki fungsi ekonomis. Kebijakan pendidikan yang berada di antara kebijakan sosial dan mekanisme pasar, memiliki arti bahwa pendidikan tidak semata-mata di tata dan diatur dengan menggunakan perangkat aturan sebagaimana yang berlaku sekarang ini, serba seragam, rinci dan instruktif. Tetapi pendidikan juga di atur layaknya suatu Mall, adanya kebebasan pemilik toko untuk menentukan barang apa yang akan dijual, bagaimana akan dijual dan dengan harga berapa barang akan dijual. Pemerintah tidak perlu mengatur segala sesuatu dengan rinci. Selain itu, pendidikan berwawasan global bersifat sistematik organik, dengan ciri-ciri fleksibel-adaptif dan kreatif demokratis. Bersifat sistemik-organik artinya bahwa sekolah merupakan sekumpulan proses yang bersifat interaktif yang tidak bisa dilihat sebagai-hitam putih, tetapi setiap interaksi harus dilihat sebagai satu bagian dari keseluruhan interaksi yang ada. Fleksibel-adaptif, artinya bahwa pendidikan lebih ditekankan sebagai suatu proses learning daripada teaching. Anak didik dirangsang untuk memiliki motivasi untuk mempelajari sesuatu yang harus dipelajari dan continues learning. Tetapi, anak didik tidak akan dipaksa untuk dipelajari. Sedangkan materi yang dipelajari bersifat integrated, materi satu dengan yang lain dikaitkan secara padu dan dalam open-sistem environment. Pada pendidikan tersebut karakteristik individu mendapat tempat yang layak. Kreatif demokratis, berarti pendidikan senantiasa menekankan pada suatu sikap mental untuk senantiasa menghadirkan suatu yang baru dan orisinil. Secara paedagogis, kreativitas dan demokrasi merupakan dua sisi dari mata uang. Tanpa demokrasi tidak akan ada proses kreatif, sebaliknya tanpa proses kreatif demokrasi tidak akan memiliki makna. Untuk memasuki era globalisasi pendidikan harus bergeser kearah pendidikan yang berwawasan global. Dari perspektif kurikuler pendidikan berwawasan global berarti menyajikan kurikulum yang bersifat interdisipliner, multidisipliner, dan transdisipliner. Berdasarkan perspektif reformasi, pendidikan berwawasan global berarti menuntut kebijakan pendidikan tidak semata-mata sebagai kebijakan sosial, melainkan suatu kebijakan yang berada di antara kebijakan sosial dan kebijakan yang mendasarkan pada mekanisme pasar. Maka dari itu, pendidikan harus memiliki kebebasan dan bersifat demokratis, fleksibel dan adaptif.
B. Perspektif Kurikuler Pendidikan berwawasan global dapat dikaji berdasarkan pada dua perspektif yaitu perspektif reformasi dan perspektif kurikuler. Berdasarkan persperktif kurikuler, pendidikan berwawasan global merupakan suatu proses pendidikan yang bertujuan untuk mempersiapkan tenaga terdidik kelas menengah dan professional dengan meningkatkan kemampuan individu dalam memahami masyarakatnya dalam kaitannya dengan kehidupan masyarakat dunia, dengan ciri-ciri sebagai berikut :
Oleh karena itu, pendidikan berwawasan global akan menekankan pada pembahasan materi yang meliputi:
Maka dari itu, perlu adanya upaya untuk saling memahami budaya yang lain. Berdasarkan perspektif kurikuler ini, pengembangan pendidikan berwawasan global memiliki implikasi kearah perombakan kurikulum pendidikan. Mata pelajaran dan mata kuliah yang dikembangkan tidak lagi bersifat monolitik melainkan lebih banyak yang bersifat integratif. Dalam arti mata kuliah lebih ditekankan pada kajian yang bersifat multidisipliner, interdisipliner dan transdisipliner. -------------------------
Sumber : pendidikan.net
|
| Download Idman Anda Cari Software downloader ? Download Idman Saja [ ... ] |
| Download Manager Tercepat Download Manager Tercepat Download ma [ ... ] |
| Cara Download Video Youtube Tanpa Software Cara Download Video Youtube Tanpa Software Cara do [ ... ] |
| Cara Membuat Blogger
Cara Membuat Blog Dengan
|
| Artikel Lainnya |
- Cara Upload Foto Atau Gambar
- Wirausaha Sukses Modal Kecil | Bisnis Modal Kecil
- Cara Termudah Mengetahui Kode Warna HTML
- Belajar HTML, Modul Dasar Cara Membuat Kode HTML
- Cara Membuat Website
- Kapten Kapal Costa Concordia Dituntut 2697 Tahun
- Pilot Lion Air Pecandu Narkoba
- Plugin Wordpress Terbaik Yang Harus Diinstal Pada Blog Wordpress Anda
- Arief Budiman Bikin Gedung Pencakar Bumi Di Meksiko
- Bayi Kembar- Dempet Perut, Satu Pinggul, Tiga Kaki Dan Tidak Punya Anus














