Monday 21st of May 2012


news menu leftnews menu right
Cara Membuat Website

Cara membuat website sederhana sebenarnya cukup mudah, namun untuk mengembangkannya diperlukan kreativitas dari masing - masing orang. sebelum membahas cara embuat website, di sini saya ingin terlebih dahulu memisahkan apa yang sering disebut orang sebagai website dan satunya lagi adalah blog. Kalau menurut saya pribadi, antara website dan blog adalah sama saja, yang membedakan adalah secara historis kalau blog adalah awalnya digunakan sebagai jurnal harian oleh pemiliknya. Namun seiring perkembangan jaman blog telah digunakan sebagai situs utama, bahkan banyak digunakan oleh perusahaan untuk menunjang pemasarannya. Blog adalah cara membuat website yang sangat mudah tanpa harus menguasai bahasa HTML. Sedangkan website pada awalnya dibangun dengan bahasa pemrograman seperti HTML, untuk membuat website diperlukan software web editor seperti Dreamweaver. Untuk cara singkat membuat website, kita tinggal cari template Dreamweaver, kemudian diedit dengan software Dreamweaver. Namun diperlukan pengetahuan bahasa HTML untuk membuat website dengan cara ini. Read more...

Masukkan email anda untuk berlangganan artikel gratis:

Delivered by FeedBurner


Ads on: Special HTML

Login Form



mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday342
mod_vvisit_counterYesterday887
mod_vvisit_counterThis week1229
mod_vvisit_counterLast week5020
mod_vvisit_counterThis month14164
mod_vvisit_counterLast month22478
mod_vvisit_counterAll days120565

We have: 11 guests online
Your IP: 38.107.179.222
 , 
Today: May 21, 2012
Mahalnya Biaya Pendidikan PDF Print E-mail
Kumpulan Artikel Pendidikan
AddThis Social Bookmark Button

 


 

Mahalnya Biaya Pendidikan

 

Mahalnya biaya pendidikan. Seiring dengan meningkatnya harga -  harga barang yang berarti turunnya nilai uang rupanya juga sangat berpengaruh pada dunia pendidikan. Biaya pendidikan pada masing - masing sekolah dan perguruan tinggi jumlahnya bervariasi, namun kenaikan biaya pendidikan merupakan hal yang pasti.

Inflasi merupakan salah satu faktor penyumbang  mahalnya biaya pendidikan di Indonesia. Jika kita menengok ke tahun - tahun lalu, tentunya biaya pendidikan akan lebih kecil dari tahun ini, yang berarti merupakan pelajaran bagi kita untuk memperhitungkan tingkat inflasi dan kenaikan biaya pendidikan anak dalam membuat perencanaan keuangan untuk keluarga.

Mahalnya biaya pendidikan di Indonesia tentunya tidak perlu dibandingkan dengan dengan biaya pendidikan yang berlaku di negara lain seperti Singapura, karena tingkat kemakmuran dan tingkat pendapatan masyarakat suatu negara dengan negara lain juga berbeda. Sebagian orang  berpendapat bahwa biaya pendidikan di Indonesia adalah terlalu murah dan jauh lebih murah dibandingkan dengan negara lain. Kalau melihat alasan di atas pendapat seperti ini tentunya tiak relevan dan hanya menilai dari nominal saja, karena orang menilai suatu harga mahal atau tidak pasti akan mengukurnya dengan uang yang dimilikinya atau tingkat pendapatannya.

Pendidikan di Indonesia masih merupakan investasi yang mahal sehingga diperlukan perencanaan keuangan serta disiapkan dana pendidikan sejak dini. Setiap keluarga harus memiliki perencanaan terhadap keluarganya sehingga dengan adanya perencanaan keuangan sejak awal maka pendidikan yang diberikan pada anak akan terus sehingga anak tidak akan putus sekolah. Tanggung jawab orang tua sangatlah berat karena harus membiayai anak sejak dia lahir sampai ke jenjang yang lebih tinggi.

Mahalnya biaya pendidikan sekarang ini dan banyaknya masyarakat yang berada dibawah garis kemiskinan sehingga tidak begitu peduli atau memperhatikan pentingnya pendidikan bagi sang buah hatinya, sehingga membuat anak putus sekolah, anak tersebut hanya mendapat pendidikan sampai pada jenjang sekolah menengah pertama atau sekolah menengah atas. Padahal pemerintah ingin menuntaskan wajib belajar sembilan tahun. Jika masalah ini tidak mendapat perhatian maka program tersebut tidak akan terealisasi. Banyak anak yang putus sekolah karena orang tua tidak mampu untuk menyekolahkan anaknya.

Mahalnya biaya pendidikan di Indonesia perlu di antisipasi dengan membuat perencanaan keuangan yang lebih akurat dengan memperhitungkan faktor - faktor seperti biaya pendidikan sekarang, tingkat inflasi, usia anak sekarang, dan pada tahun ke berapa biaya tersebut dikeluarkan. Ini sangat penting untuk menetukan jumlah biaya pendidikan yang harus dikeluarkan pada waktunya nanti. Dengan demikian setiap keluarga dapat mulai merencanakan berapa uang yang harus ditabungkan mulai sekarang untuk mengantisipasi mahalnya biaya pendidikan di Indonesia.

------------------------------------

Kumpulan artikel terkait :

Cara menghitung prediksi biaya pendidikan anak

cara mendidik anak

Pendidikan murah, berkualitas hak masyarakat Indonesia

Pengembangan profesionalisme guru di abad pengetahuan

Pendidikan berwawasan global

Kemandirian pendidikan nasional melalui research

Artikel Terkait Lainnya :

 


Powered by Joomla!. Designed by: joomla templates celebrity search Valid XHTML and CSS.