Monday 21st of May 2012


news menu leftnews menu right
Cara Membuat Website

Cara membuat website sederhana sebenarnya cukup mudah, namun untuk mengembangkannya diperlukan kreativitas dari masing - masing orang. sebelum membahas cara embuat website, di sini saya ingin terlebih dahulu memisahkan apa yang sering disebut orang sebagai website dan satunya lagi adalah blog. Kalau menurut saya pribadi, antara website dan blog adalah sama saja, yang membedakan adalah secara historis kalau blog adalah awalnya digunakan sebagai jurnal harian oleh pemiliknya. Namun seiring perkembangan jaman blog telah digunakan sebagai situs utama, bahkan banyak digunakan oleh perusahaan untuk menunjang pemasarannya. Blog adalah cara membuat website yang sangat mudah tanpa harus menguasai bahasa HTML. Sedangkan website pada awalnya dibangun dengan bahasa pemrograman seperti HTML, untuk membuat website diperlukan software web editor seperti Dreamweaver. Untuk cara singkat membuat website, kita tinggal cari template Dreamweaver, kemudian diedit dengan software Dreamweaver. Namun diperlukan pengetahuan bahasa HTML untuk membuat website dengan cara ini. Read more...

Masukkan email anda untuk berlangganan artikel gratis:

Delivered by FeedBurner


Ads on: Special HTML

Login Form



mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday324
mod_vvisit_counterYesterday887
mod_vvisit_counterThis week1211
mod_vvisit_counterLast week5020
mod_vvisit_counterThis month14146
mod_vvisit_counterLast month22478
mod_vvisit_counterAll days120547

We have: 7 guests online
Your IP: 38.107.179.222
 , 
Today: May 21, 2012
Kanker Rahim PDF Print E-mail
Kesehatan
AddThis Social Bookmark Button

 

Mengenal Kanker Rahim

 

Kanker rahim. Teman - teman mungkin sering mendengar istilah ini bukan ?   kumpulan artikel berikrt ini akan memberikan gambaran yang sederhana tentang penyakit yang mematikan ini. Kanker rahim adalah tumor ganas pada endometrium ( lapisan rahim ). Kanker rahim biasanya terjadi setelah masa menopause, paling sering menyerang wanita berusia 50 - 60 tahun.

Kanker bisa menyebar (  metastase ) secara lokal maupun ke berbagai bagian tubuh ( misalnya kanalis servikalis, tuba falopii, ovarium, daerah di sekitar rahim, sistem getah bening atau ke berbagai bagian tubuh lainnya melalui pembuluh darah ).

Penyebab yang pasti dari penyakit wanita ini  yang pasti dan spesifik masih belum diketahui, tetapi para ahli menyimpulkan bahwa ada keterkaitan antara kanker rahim dengan peningkatan kadar estrogen. Salah satu fungsi estrogen adalah merangsang pembentukan lapisan epitel pada rahim.

Wanita yang menderita kanker rahim tampaknya memiliki faktor resiko tertentu. Faktor resiko adalah sesuatu yang menyebabkan bertambahnya kemungkinan seseorang untuk menderita suatu penyakit dalam hal ini adalah kanker rahim. Wanita yang memiliki faktor resiko tidak selalu menderita kanker rahim, sebaliknya banyak penderita kanker rahim yang tidak memiliki faktor resiko sebelumnya.

 

MENDIAKNOSA KANKER RAHIM

Mendeteksi gejala dini. Diagnosis berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan berikut ini :

  1. Pemeriksaan panggul
  2. Pap smear
  3. USG Transvagina
  4. Biopsi endometrium

 

Gejalanya biasanya berupa :

  1. Perdarahan rahim yang abnormal
  2. Siklus menstruasi yang abnormal
  3. Perdarahan di antara 2 siklus menstruasi ( pada wanita yang masih mengalami menstruasi ).
  4. Perdarahan vagina atau spotting pada wanita pasca menopause
  5. Perdarahan yang sangat lama, berat dan sering ( pada wanita yang berusia di atas 40 tahun )
  6. Nyeri perut bagian bawah atau kram panggul
  7. Keluar cairan putih yang encer atau jernih ( pada wanita pasca menopause )
  8. Nyeri atau kesulitan dalam berkemih
  9. nyeri ketika melakukan hubungan seksual
Stagging ( menentukan stadium kanker rahim )
untuk menentukan stadium atau penyebaran kanker perlu dilakukan pemeriksaan seperti :
  1. Pemeriksaan darah lengkap
  2. Pemeriksaan air kemih
  3. Rontgen dada
  4. CT scan tulang dan hati
  5. Sigmoidoskopi
  6. Limfangiografi
  7. KolonoskopiSistoskopi

 

Pembagian stadium dalam kanker rahim adalah sebagai berikut :

STADIUM I: kanker hanya tumbuh di badan rahim

STADIUM II : kanker telah menyebar ke leher rahim ( serviks )

STADIUM III : kanker telah menyebar ke luar rahim, tetapi masih dalam rongga panggul  dan belum menyerang kandung kemih maupun rektum. Kelenjar getah bening panggul mungkin mengandung sel - sel kanker.

STAIUM IV : kanker telah menyebar ke dalam kandung kemih atau rektum atau kanker telah menyebar ke luar rongga panggul.

-----------------------------------

Artikel yang terkait :

Jenis - jenis penyakit

Penyakit wanita yang harus diwaspadai

Mengenal penyakit kanker

Hindari penyebab kanker rahim

 

 

Sumber : Penyakit wanita - Mahannad shadine

Artikel Terkait Lainnya :

 


Powered by Joomla!. Designed by: joomla templates celebrity search Valid XHTML and CSS.